Selentingan sering kita dengar murid/mahasiswa/orang2 sering ngeluh kalau harus belajar Fisika & Matematika. “Pusing, rumit, nguras otak, … dsb” pokoknya begitu keluhannya.

Padahal sadar atau tidak sadar, Matematika & Fisika adalah ilmu dasar dari perkembagan teknologi yang sekarang kita rasakan dan kita gunakan sehari-hari. Dari kita bangun tidur sampai tidur lagi, dari kita lahir sampai mati, kita pasti selalu bertemu dengan dua ilmu ini sehari-hari…

Sedikit disampaikan pada kesempatan ini, kegunaan dua ilmu tsb untuk mengatur-menghilangkan stress:

Dari rumus Fisika P = F/A, kita ketahui bahwa P = Tekanan atau Stress, F = Gaya Tekan, & A = Luas Bidang Tekan

Bisa dikonversi dalam kehidupan kita menjadi P = Stress, F = Masalah Kehidupan, & A = Akhlak

Sehingga : P = F/A ~ Stress = Masalah Kehidupan / Akhlak ….

Menilik rumus P = F / A, jika A makin besar maka P makin kecil, begitu juga sebaliknya jika A makin kecil maka P makin besar.

Masalah yang dihadapi manusia tidak akan pernah hilang atau mencapai 0, karena setiap hari kita pasti terus mengalami masalah atau problema dan hal itu tidak akan berhenti sampai kita mati. Sehingga strees manusia juga tidak akan pernah hilang atau nol. Misalnya ketika kita lahir, kita dibesarkan oleh orang tua kita. Setalah besar kita sekolah SD, terus SMP, SMA,  setelah itu memikirkan kuliah, sesudah kuliah kita memikirkan cari kerja. Setelah dapat kerja, kita memikirkan nikah. Setelah nikah dan punya anak, kita berpikir untuk membesarkannya sampai mereka mapan, terus-menerus masalah ada sampai kita mati. Begitulah, dari kita lahir sampai mati selalu mengalami stress.

Stress tidak bisa dihilangkan 100%. Tapi bisa diperkecil atau diperbesar. Jika menilik rumus di atas, maka:

  1. Semakin bagus atau tinggi akhlak, misalnya rajin beribadah, jujur, kerja yang bener, baik sama orang dll maka semakin kecil “stress” yang  dialami.
  2. Sebaliknya jika akhlak semakin jelek atau rendah,misalnya tidak pernah beribadah, tukang bohong, nyari rezeki dari yang tidak halal, suka berbuat jahat, dll maka “stress” akan semakin tinggi.

Kesimpulan:  Masalah kehidupan yang datang tiap jam, tiap hari, tiap minggu, tiap bulan, tiap tahun, & sepanjang masa ibarat “Gaya Tekan” yang datang bertubi-tubi. Jika iman/akhlak kita kuat maka “Gaya Tekan” tersebut bisa ditahan sehingga stress kita berkurang. Sebaliknya jika iman/akhlak kita lemah, maka “Gaya Tekan” tersebut sulit ditahan sehingga stress makin bertambah.

Semoga bermanfaat>

Wassalam

(Mengutip Ajaran alm. Meier)

SUMBER

Advertisement